Thursday, 10 March 2016

Di dalam kekurangan dan kelebihanku | ADIK IMAM

Dalam kehidupan manusia tiada yang terlahir sempurna karena kesempurnan haya milik ALLAH. 


Dan kekurangan milik manusa.


Jika kamu merasa sempurna dari yang lainya janganpernah kamu sombongkan untuk merendahkan yang lainya, 
belum tentu yang lain akan terima apa yang telah kamu samakan dengan diri kamu dan jangan kamu membedakan yang mempunyai kekurangan dalam hidupnyamu.

Di setiap kelahiran manusia terlahir dengan ke adan masing masing, 
ada kekurangan ada kelebihan.

 jadi jika kamu merasa tidak ada kekurangan, kamu itu salah. 

Allah menciptakn manusia dengan kekurangan dan kelebihan di setiap kekurangan pasti ada kelebihan di setiap kelebihan pasti ada kekurangan.

Aku terlahir dengan kadan yang cacat dan Allah telah mengajarkan aku di setiap kehidupanku untuk menjadi orang yang sabar melalui coban-coban yang telah aku lewati di setiap kehidupanku. 

Aku terlahir dari 3 bersodara semua keluargaku mempunayi kekurangan dan kelebihan.

adiku yang pertama telahir bisa di katakan sempurana karena dia tidak seperti aku dia telahir dalam dirinya tidak mempunyai kekurangan. 

Ketika dia berusia 3-4 tahun kalo ga salah dia bermain petasan kemudian tanganya terkena petasan jari yang sebelah kanan putus jari jempul, jari ibu dan jari tengah. 

Jadi janganlah kamu sombong, mungkin sekarang kamu merasa sepurna dari teman-temanmu tapi suatu hari.

jika kesepurnanmu di jadikan kesombongan dan di beda-bedakan satu sama yang lain insaallah,
 ALLAH akan memberikan di setiap kehidupanmu menjadi orang yang menyesal. 

Jadikan kesemurnanmu menjadi contoh buat orang yang punya kekurang, buatlah hiupmu menjadi motifasi buat mereka.

Karena banyak orang yang punya kekurangan merasa minder,malu ga mau bergaul, dia takut di katain atas kekuranganya.

Seharunya bagi kamu yang punya kesempunan jangan pernah memilih milih teman,

 mungkin allah mengajarkan kamu untuk mempunyai teman yang punya kekurangan, untuk di jadikan teman curah dalam hidupnya.

 dia tidak mungkin terus menerus untuk curhat kepada kedua orangtuanya.

Bisanya orang yang mempunyai kekurangan, dia tak mau untuk selalu curhat kepada kedua orang tuanya.

Masalah berinbadinya, jika kamu menjadi teman di setiap kehidupanya kamu akan merasa bahagia.

Dia tidak akan menyia-nyiakan kehadiranmu dalah hidupnya.

No comments:

Post a Comment